Pengumuman

Untuk memudahkan bagi anda yang membutuhkan jurnal/buku/procedding Ekonomi Syariah, berbentuk pdf, bisa menghubungi Perpustakaan STIE Bisnis Indonesia (STIE BI) Ciputat, Telp. 021-7423390, 7423391 Ext. 101, email:stiebiciputat@yahoo.co.id, dengan Okta/Siti

Selasa, 01 Juli 2008

Zakat Tidak Hanya Sekedar Simbolik

PKPU Online Oleh: Rama Arjuna


Dalam pandangan Islam, zakat tidak hanya sekadar sebuah bentuk ibadah semata. Tidak juga hanya sekadar realisasi dari kepedulian seorang muslim terhadap orang yang tidak mampu (dhuafa).

Namun lebih dari itu, zakat ternyata memiliki fungsi yang sangat strategis dalam konteks sistem ekonomi, yaitu sebagai salah satu instrumen distribusi kekayaan harta.

Pemahaman ekonomi Islam secara tepat akan membawa transformasi kesadaran, yakni dari cara memandang zakat secara pribadi yang sekadar berfungsi superfisial dan karitatif menjadi bagian tak terpisahkan dari pola distribusi dalam sistem ekonomi Islam.

Salah satu bagian terpenting dari pembahasan ekonomi Islam adalah masalah kemiskinan: apa, mengapa dan bagaimana cara mengatasinya. Kemiskinan memang merupakan fenomena yang tidak akan pernah terpisahkan dari dinamika kehidupan masyarakat.

Apapun itu, kemiskinan pasti akan membuat hidup seseorang tidak mudah. Kemiskinan membuat orang tidak memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan gizi yang cukup, pendidikan yang semestinya serta penyediaan kebutuhan lainnya secara layak.

Akibatnya, orang yang miskin cenderung berpendidikan rendah, kurang gizi dan hidup dalam keterbatasan. Pendidikan yang rendah membuat kualitas sumberdaya yang dimilikinya juga rendah. Jadi, miskin harta membawa miskin keahlian dan pada akhirnya miskin produktivitas. Wallahu’alam (rama_arjuna[at]yahoo[dot]com)

Tidak ada komentar: